.comment-link {margin-left:.6em;}

Sehat & Segar Dari Alam

Tuesday, May 01, 2007

MENGHILANGKAN BATU EMPEDU SECARA ALAMI

MENGHILANGKAN BATU EMPEDU SECARA ALAMIAH
oleh Dr Lai Chiu-Nan
Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikianjuga, ayolah beritahu pada orang lain. Dr. Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk informasinya ini,karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga. Ganjarannya adalah bila ada orang yang karena informasi yang anda berikan menjadi sehat.
Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. "Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama" kataDr.Chiu-Nan. "Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut ('nek, busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal." Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr. Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.
Tata-cara pengobatannya adalah sebagai berikut :
1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batuempedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa.
2. Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang, telanlah satu sendok teh "Epsom salt" (magnesiumsulfat, garam Inggris??) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu. Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. "Batu-batu ini biasanya mengambang," menurut Dr. Chiu-Nan. "Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar. Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita.
note :

Psssttt....please leave me a name if U wanna comment on my post, OK ? I don't receive anonimous comment...

Labels: ,

Wednesday, April 04, 2007

MENCEGAH KANKER USUS BESAR

Cegah Kanker Usus Besar (Karsinoma Kolerektal) dengan Pola Hidup Sehat
Hembing
Tue, 13 Dec 2005 10:01:00 WIB

Karsinoma kolorektal berkaitan dengan kolon (usus besar) dan rektum (poros usus). Saat ini, kasus kanker usus besar semakin meningkat dan diduga akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Hal tersebut berhubungan dengan pola makan modern yang tidak sehat seperti makanan siap saji yang mengandung lemak tinggi.
Di Indonesia, kanker usus besar atau kolorektal termasuk dalam sepuluh besar jenis kanker yang banyak dideritan yaitu pada urutan ke-6 terbesar. Umumnya penderita kanker ini berusia di atas 40 tahun, namun saat ini di Indonesia penderita kanker usus besar banyak diderita oleh usia muda di bawah 40 tahuan. Hal ini dipicu oleh perubahan gaya hidup yang tidak sehat dan lingkungan.
Penyebab jelas kanker usus besar belum diketahui secara pasti, namun makanan merupakan faktor yang penting dalam kejadian kanker tersebut. Yaitu berkorelasi dengan faktor makanan yang mengandung kolesterol dan lemak hewan tinggi, kadar serat yang rendah serta adanya interaksi antara bakteri di dalam usus besar dengan asam empedu dan makanan. Faktor – faktor tersebut akan memproduksi bahan karsinogenik yang memicu kanker usus besar/kolorektal.
Selain itu, ada beberapa faktor risiko tinggi terhadap jenis kanker ini, yaitu mempunyai salah satu keluarga yang terkena kanker usus besar, menderita poliposis (multiple polip di kolon), kolitis ulserosa, berumur 40 tahun ke atas dan memiliki riwayat gangguan saluran pencernaan.Gejala dari kanker kolorektal tergantung pada lokasi dan stadium tumor. Pada umumnya pertumbuhan tumor pada sisi kanan dan kiri usus besar menunjukan gejala agak berbeda. Tumor pada sebelah kiri menunjukan gejala terblokirnya usus pada tahap awal, yaitu pendarahan pada rektum, rasa kenyang atau kram lambung, feses bercampur lendir dan darah, serta adanya tekanan pada rektum. Pada perkembangannya, diare dan sembelit silih berganti. Pada stadium lanjut, nafsu makan dan berat badan semakin menurun, warna feses menjadi hitam bercampur darah. Tumor yang tumbuh pada sebelah kanan usus besar menunjukan gejala seperti kram lambung, anemia dan feses berwarna hitam. Pada perkembangannya menunjukan gejala lelah, sesak nafas waktu bekerja, diare atau sembelit, berat badan turun, muntah dan gejala lain karena tersumbatnya usus.
Kanker usus besar atau kolorektal merupakan jenis kanker yang dapat dicegah dengan perubahan pola makan dan gaya hidup yang sehat, seperti berikut :
cukup mengkonsumsi serat, seperti sayur dan buah-buahan, kacang-kacangan (lima porsi setiap hari). Serat dapat melancarkan pencernaan dan buang air besar sehingga berfungsi menghilangkan kotoran dan zat yang tidak berguna di usus, karena kotoran yang terlalu lama mengenadap di usus akan menajdi racun yang memicu sel kanker.

Menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi terutama yang terdapat pada daging hewan.
Menghindari makanan yang diawetkan dan pewarna sintetik, karena hal tersebut dapat memicu sel karsinogen/sel kanker
Menghindari minuman beralkohol dan rokok yang berlebihan
Melaksanakan aktifitas fisik atau olahraga secara teratur.
Kanker usus besar cenderung menyebar secara lamban dan tetap terlokalisir (tidak menyebar ke bagian lain) untuk waktu yang lama. Dengan demikian kanker tersebut berpotensi untuk dapat diobati, tentunya apabila terdeteksi secara dini dan segera diobati sebelum menyebar ke limfonodus, sehingga kesempatan harapan hidup dapat ditingkatkan. Oleh karena itu, untuk mendeteksi kanker kolorektal secara dini harus melakukan pemeriksaan yang teratur terutama pada mereka yang berisiko tinggi, dan mempunyai riwayat gangguan pencernaan.
Karena di Indonesia kanker usus besar banyak terjadi pada usia muda di bawah 40 tahun, maka sebaiknya screening/pemeriksa an sudah mulai dilakukan ketika usia 30 tahunan. Screening dapat dilakukan dengan alat kolonoskopi (memeriksa kolon) proktoskopi (pemeriksaan rektum dan kolon bagian bawah) atau endoskopi (peneropongan bagian dalam suatu organ tubuh).Menerapkan gaya hidup dan pola makan sehat sangat penting mencegah kejadian kanker kolorektal/usus besar. Apabila kanker telah terdiagnosa, segera melakukan pengobatan.
Saat ini, pengobatan utama untuk kanker kolorektal adalah pembedahan (operasi). Namun tidak semua orang mampu menjalankan pengobatan konvensional tersebut karena berbagai alasan, diantaranya karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan. Oleh karena itu banyak penderita kanker yang mencari solusi lain, yaitu melalui pengobatan tradisional dengan terapi tumbuhan obat. Tumbuhan obat antikanker banyak yang sudah uji klinis berdasarkan penelitian pada hewan percobaan dan banyak pula yang digunakan berdasarkan bukti empiris atau pengalaman turun-temurun. Dalam pengobatan kanker, sebaiknya terapi tumbuhan obat juga ditunjang dengan pengobatan medis/konvensional. Seperti halnya di rumah sakit tradisional di Tiongkok yang menggunakan kombinasi pengobatan medis barat dan timur (tumbuhan obat).
Berikut ini contoh ramuan tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu pengobatan kanker usus besar/kolorektal.
Resep 1.
30 gram rumput lidah ular kering + 30 gram herba Scutellariae barbatae + 30 gram biji jali (direndam dulu) + 30 gram gadung china yang kering, semuanya dicuci dan direbus dengan 1 liter air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali minum 200 cc.
Resep 2.
5 gram buah mahkota dewa yang kering + 50 gram temu putih segar atau 20 gram yang kering + 30 gram rumput mutiara atau rumput lidah ular yang kering + 30 gram jombang kering, semuanya dicuci bersih dan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk 2 kali sehari, setiap kali minum 200 cc.
Catatan :
- pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur
- Untuk perebusan gunakan periuk tanah, atau panci enamel. Jangan menggunakan panci logam seperti alumunium, besi dan lainnya.
- Hindari daging terutama daging merah yang berlemak, makanan yang berkolesterol tinggi, makanan yang diawetkan, diberi pewarna sintetik, makanan yang dibakar, penyedap/MSG, rokok, minuman beralkohol & soft drink, dan kurangi makanan pedas/cabe.
- Tetap konsultasi ke dokter
Bahan–bahan yang dapat dibeli di toko obat Tionghoa, yaitu :
- Herba Scutellariae barbatae = Ban zhi lian
- Rumput lidah ular = Bai hua she she cao
- Gadung Cina = Ba qia
- Jombang = Pu gong ying

Sumber:
CBN
note :

Psssttt....please leave me a name if U wanna comment on my post, OK ? I don't receive anonimous comment...

Labels:

MENCEGAH DAN MENGATASI ASAM URAT


Mencegah & Mengatasi Asam Urat (Gout) dengan Herbal & Pola Makan Sehat
Hembing
Tue, 30 Aug 2005 11:28:00 WIB

Asam urat merupakan sebutan orang awam untuk rematik gout (gout artritis). Penyakit ini merupakan gangguan metabolik yang disebabkan asam urat (uric acid) yang menumpuk dalam jaringan tubuh. Asam urat adalah zat yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin dalam tubuh yang kemudian dibuang melalui urin. Pada kondisi gout, terdapat timbunan atau defosit kristal asam urat di dalam persendian. Sendi merupakan bagian yang paling mudah dihinggapi kristal-kristal asam urat selain juga pada bagian kulit dan ginjal yang merupakan akibat dari penambahan kadar asam urat dalam darah. Kristal-kristal tersebut akan menyebar ke dalam rongga-rongga sendi sehingga terjadilah peradangan akut atau terjadi gout. Jika terjadi selama bertahun-tahun, deposit kristal asam urat dalam sendi tersebut dapat mengakibatkan kerusakan sendi secara permanen.
Asam urat atau gout artritis lebih sering menyerang laki-laki terutama yang berumur di atas usia 30 tahun, karena umumnya laki-laki sudah mempunyai kadar asam urat yang tinggi dalam darahnya. Sedangkan kadar asam urat pada wanita umumnya rendah dan baru meningkat setelah menopause. Penyebab gout adalah peningkatan kadar asam urat dalam darah. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu:
Adanya produksi asam urat berlebihan karena meningkatnya pembentukan zat purin dalam tubuh. Peningkatan tersebut berasal dari asupan makanan yang mengandung purin tinggi. Gangguan pada ginjal. Produk buangan termasuk asam urat dan garam-garam anorganik dibuang melalui saluran ginjal, kandung kemih dan saluran kemih dalam bentuk urin. Kegagalan ginjal dalam proses pembuangan asam urat dalam jumlah yang cukup banyak dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Hal tersebut juga dapat menimbulkan komplikasi lain yaitu pengendapan asam urat dalam ginjal yang akhirnya terjadi pembentukan batu ginjal dari kristal asam urat.
Serangan gout biasanya timbul secara mendadak/akut, kebanyakan menyerang pada malam hari. Jika gout menyerang, sendi-sendi yang terserang tampak merah, mengkilat, bengkak, kulit diatasnya terasa panas disertai rasa nyeri yang sangat hebat, dan persendian sulit digerakan. Serangan pertama gout pada umumnya berupa serangan akut yang terjadi pada pangkal ibu jari kaki, dan seringkali hanya satu sendi yang diserang. Namun gejala–gejala tersebut dapat juga terjadi pada sendi lain seperti pada tumit, lutut, siku dan lain-lain. Dalam kasus encok kronis dapat timbul tofus yaitu endapan seperti kapur di kulit yang membentuk suatu tonjolan atau benjolan yang menandai pengendapan kristal asam urat. Tofus sering timbul pada daun telinga, siku, tumit belakang dan punggung tangan. Serangan akut gout biasanya berkaitan dengan pola makanan yang mengandung purin tinggi. Penderita gout dianjurkan untuk diet rendah purin dan diet untuk menurunkan berat badan pada penderita yang kegemukan. Kadar purin dalam makanan normal selama sehari bisa mencapai 600-1000 mg, sedangkan diet rendah purin dibatasi hanya mengandung 120-150 mg purin.
Berikut ini makanan yang dapat menaikan kadar asam urat darah, yang harus dihindari oleh penderita gout :- jeroan seperti usus, limpa, paru, hati, jantung, dan otak.- Melinjo dan olahannya seperti emping- Kacang-kacangan yang dikeringkan beserta olahannya seperti kedelai, - kacang tanah, kacang hijau, toge, oncom, tempe, tahu. - Makanan yang diawetkan seperti sarden, kornet.- Kerang, kepiting, cumi-cumi, udang, ekstrak daging/kaldu- Minuman beralkohol seperti bir, tape, ragi, tuak, dan minuman hasil fermetasi lainnya.- Sayuran dan buah seperti : bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kacang polong, kacang buncis, kembang kol, nanas, durian, dan air kelapa.
Penderita juga dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih karena air membantu mengeluarkan asam urat melalui urin. Untuk memastikan seseorang terkena gout dapat dilakukan pemeriksaan sebagai berikut :- pemeriksaan kadar asam urat di dalam darah - Apabila kadar asam urat dalam darah pada laki-laki lebih dari 7 mg/dl dan pada wanita lebih dari 6 mg/dl, maka dikatakan menderita asam urat tinggi yang memicu terjadinya gout. - pemeriksaan kadar asam urat dalam urin per 24 jam- kadar asam urat dalam urin berlebihan bila kadarnya lebih dari 800 mg/24 jam pada diet biasa atau lebih dari 600 mg/ 24 jam pada diet bebas purin.- pemeriksaan cairan sendimerupakan pemeriksaan untuk melihat defosit kristal asam urat pada sendi yang mengalami peradangan.
Tanaman obat yang dapat digunakan untuk penyakit asam urat/gout berfungsi sebagai anti radang, penghilang rasa sakit (analgesik), membersihkan darah dari zat toksik, peluruh kemih (diuretik) sehingga memperbanyak urine dan menurunkan asam urat, dan sebagainya. Adapun jenis tanaman berkhasiat obat yang dapat digunakan untuk mengatasi asam urat di antaranya yaitu :
1.SAMBILOTO (Andrographis paniculata)Efek : antiradang, menghilangkan nyeri, penawar racun
2.KUMIS KUCING (Orthosiphon aristatus)Efek : antiradang, peluruh kemih, menghancurkan batu ginjal dari kristal asam urat
3.DAUN SALAM (Eugenia polyantha) Efek : Sebagai peluruh kencing, penghilang nyeri .
4.ALANG – ALANG (Imperata cyllindrica)Efek : peluruh kemih
5.CEPLUKAN (Physalis angulata)Efek : peluruh kemih, antiradang, meredakan sakit, menetralkan racun
6.TEMU LAWAK (Curcuma xanthorrhiza)Efek : anti-radang, menghilangkan nyeri, peluruh kemih
7.JAHE MERAH (Zingiber officinale)Efek : anti-radang, anti rematik, melancarkan sirkulasi darah
8.KUNYIT (Curcuma longa)Efek : anti-radang, menghilangkan nyeri, melancarkan darah dan vital energi.
9.MENIRAN (Phyllanthus urinaria)Efek : anti-radang, peluruh kemih, penurun panas.
Berikut contoh resep tumbuhan obat untuk mengatasi asam urat :
Resep 1.
10 gram sambiloto kering + 20 gram kunyit + 15 lembar daun salam, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Resep 2.
30 gram daun kumis kucing kering atau 60 gram yang segar + 60 gram akar alang-alang + 15 gram ceplukan kering atau 30 gram yang segar, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum.
Resep 3.
30 gram temu lawak + 30 gram jahe merah + 2 buah mengkudu + 2 batang sereh, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.
Resep 4.
30 gram akar sidaguri kering + 30 gram anting-anting beserta akarnya, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum setelah dingin.catatan :pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur.
Untuk perebusan, gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci pyrex.Lakukan diet rendah purin .

Sumber:
CBN
note :

Psssttt....please leave me a name if U wanna comment on my post, OK ? I don't receive anonimous comment...

Labels: ,

Image hosted by Photobucket.com